Bangun sekali.
Pakai bersama.
Ruang kolaborasi nirlaba tempat pemda, mitra teknologi, kampus, dan warga membangun solusi kota sebagai barang publik, lalu memakainya bersama sesuai kebutuhan tiap daerah.
- Barang Publik
- Kearifan Lokal
- Tanpa Terkunci
Ilustrasi
Perbaikan Satu Daerah, untuk Semua
514
kabupaten & kota
±27.000
aplikasi pemerintah berjalan sendiri-sendiri
Rp6,2 triliun
anggaran 2024 untuk membuat aplikasi baru
Sumber: DDTC News (membuka tab baru) · GoodStats (data BPS) (membuka tab baru)
Dari Proyek Sendiri-Sendiri ke Solusi Milik Bersama
Dibangun Ulang di Tiap Daerah
- Tiap daerah membangun aplikasi serupa
- Diresmikan, lalu ditinggalkan
- Vendor menjual produk yang sama berulang kali
- Anggaran habis untuk membangun ulang
Dibangun Sekali, Dipakai Bersama
- Inti dibangun sekali sebagai barang publik
- Dirawat bersama, perbaikan untuk semua
- Vendor ikut membangun dan merawat solusi bersama
- Anggaran dan SDM beralih ke inovasi baru
Satu Inti, Banyak Daerah
Solusi dibangun sekali sebagai barang publik, lalu setiap daerah menyesuaikan lapisan lokalnya sendiri.
Inti Bersama
Kode, standar data, dan desain layanan dibangun sekali.
Lapisan Lokal
Alur, bahasa, dan aturan daerah disesuaikan tanpa membangun ulang.
Perbaikan untuk Semua
Satu daerah memperbaiki, semua daerah ikut menikmati.
Arahkan kursor ke sebuah daerahKetuk sebuah daerah
Dari Kebutuhan Bersama ke Solusi yang Dirawat
01
Temukan
Kebutuhan yang sama di banyak daerah.
02
Rancang Bersama
Bersama pemda, mitra, kampus, dan warga.
03
Bangun Sekali
Inti dikembangkan sebagai barang publik.
04
Sesuaikan & Rawat
Tiap daerah menyesuaikan, perbaikan kembali ke inti.
Kebutuhan Kota yang Sama, Dikerjakan Bersama
Enam bidang yang paling sering dibangun ulang di banyak daerah.
Setiap Pihak Membawa Sesuatu
Mulai dari satu kebutuhan yang sama.
Ceritakan masalah daerah atau keahlian Anda. Kami pertemukan dengan pihak yang menghadapi hal serupa.